Gubernur Pastikan Tak Ada Titipan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan memastikan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemprov,pemkot dan pemkab se-Jabar tidak ada titip-titipan.

”Saya imbau seluruh daerah di Jabar yang melaksakan penerimaan CPNS,tidak ada praktik titiptitipan. Semuanya harus murni dari hasil penilaian yang akan dilakukan panitia.Jika ditemukan ada praktek seperti itu,tentu akan ditindak tegas.” ”Saya sarankan warga yang mengetahui aksi titip-menitip melapor,” papar Heryawan kepada SINDO di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, kemarin. Heryawan menjelaskan, dalam pengajuan formasi yang diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan), Jabar memprioritaskan untuk formasi tenaga pengajar (guru) dan akuntansi.

”Rata-rata kalau CPNS yang berasal dari pendaftaran umum syaratnya dari D3, dan S1 ke atas. Spesipikasi CPNS memang membutuhkan dari kalangan profesional,” tegasnya. Menurut Heryawan, CPNS yang memiliki ijazah SMA biasanya hanya dilakuan guna pengangkatan dari tenaga honorer yang sudah mengabdi pada lembaga pemerintah. Makanya dalam penerimaan CPNS 2010, mayoritas dibutuhkan dari mereka yang memiliki pendidikan setingkat D3 ke atas. Disinggung pembuatan soal, Heryawan mengaku, sepenuhnya dalam pembuatan soal dilakukan dengan bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri seperti UI,Unpad,ITB,dan UPI. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar Achadiat Supratman, mengaku dari 26 kota/kabupaten di Jabar, ada enam daerah yang tidak mengajukan penerimaan CPNS pada 2010.

Keenam Kabupaten/kota yang tidak mengajukan adalah Kota Banjar,Ciamis, Kota Cimahi, Kota Bekasi,Kabupaten Purwakarta,dan Sumedang. ”Untuk enam daerah yang tidak mengajukan formasi ini, mereka memfokuskan kepada pengangkatan TKK (tenaga kerja kontrak). Makanya pada 2010 mereka tidak mengusulkan penerimaan CPNS dari kalangan umum,” tegasnya. Achadiat mengaku menjelang penerimaan CPNS tidak sedikit oknum percaloan yang memanfaatkan situasi yang menjanjikan akan meloloskan menjadi PNS dengan imbalan sejumlah uang. Pihaknya,sudah menerima banyak laporan dari masyarakat dengan praktek calo ini.”Saya mengimbau kepada masyarakat agar jangan tergiur dengan praktek percaloan.

Apalagi yang menjanjikan akan lulus test. Itu tidak benar, proses penjaringan akan kami lakukan se profesional mungkin. Tidak ada istilah titip-menitip, jika masyarakat memerlukan informasi tentang penerimaan CPNS ini silakan saja datang ke kantor BKD pada masing- masing daerah,”tegasnya. Lebih lanjut Achadiat menegaskan, pada Rabu (20/10) pihaknya akan mengundang BKD kabupaten/ kota se-Jabar untuk merumuskan dan membuat agenda bersama menjelang penerimaan CPNS. Sebab dalam penerimaan tahun ini rencananya akan dibuka secara serentak. Kebutuhan CPNS di Jabar diperkirakan mencapai 4.715 orang meliputi tenaga guru 2.102, tenaga kesehatan 1.424, serta tenaga teknis 1.189 orang yang tersebar di seluruh kota/kabupaten di Jabar.

Untuk formasi di lingkungan Pemprov Jabar sendiri tersedia sebanyak 275 formasi, yakni 115 tenaga guru, 87 tenaga kesehatan,serta 73 tenaga teknis. Sementara itu di Garut, jumlah kuota CPNS Kabupaten Garut 2010 sebanyak 203 orang.Kepala Bidang (Kabid) Formasi dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut Muhdin mengungkapkan, jumlah kuota CPNS 2010 mengalami penurunan dari 2009 yang memiliki kuota 417 orang. ”Berdasarkan surat nomor 226.F/M.PAN-RB/07/ 2010, jumlah kuota Kabupaten Garut sebanyak 203 orang.Jumlah kuota ini secara tidak langsung akan mempengaruhi formasi kepegawaian di berbagai dinas.

Sebab, formasi tahun ini jumlahnya lebih sedikit dari tahun lalu,” katanya kepada SINDO saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. Pelaksanaan tes CPNS Kabupaten Garut sendiri setidaknya akan diselenggarakan di semua sekolah yang ada di Kecamatan Garut Kota, Kecamatan Tarogong Kidul, dan Kecamatan Tarogong Kaler.Diperkirakan Muhdin, jumlah pelamar untuk CPNS tahun 2010 ini akan mencapai 13.000 pelamar. ”Bila pelamar mencapai 13.000 orang, setidaknya dibutuhkan kelas sebanyak 650 unit dengan asumsi satu kelas bisa menampung 20 orang,”tukasnya. Di Kuningan,kuota CPNS pada penerimaan 2010 masih jauh dari kebutuhan.

Dari kebutuhan tenaga pegawai yang mencapai 2.000 orang, kuota yang diberikan hanya sebanyak 191 formasi.Kepala BKD Kabupaten Kuningan, Nurahim menyebutkan, berdasarkan hasil analisis beban kerja, jumlah tenaga administrasi di lingkungan kerja Pemkab Kuningan dinilai berlebih. Di sisi lain, pihaknya justru mengalami kekurangan tenaga fungsional. ”Pengajuan kami sesuai kebutuhan tapi yang terealisasi hanya 191 formasi. Kami juga sebenarnya berharap kuota CPNS tahun ini dapat menutupi jumlah pegawai yang pensiun sebanyak 356 orang.Tapi rupanya tidak bisa.Dari 191 formasi ini kami proyeksikan untuk memprioritaskan tenaga pelayanan dasar, yakni tenaga pendidik atau guru,tenaga kesehatan, dan tenaga teknis,”tuturnya. Di Indramayu, Pemkab Indramayu melalui BKD mengusulkan 22 formasi dalam penerimaan CPNS.

Kepala BKD Kabupaten Indramayu Suhaeli menjelaskan, kuota CPNS 2010 untuk Kabupaten Indramayu sebanyak 220 formasi. Jumlah ini akan direkrut melalui jalur tes umum, yang rencananya baru akan diumumkan pada akhir Oktober.Mengenai formasi yang dibutuhkan, saat ini masih menunggu keputusan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Usulan yang diajukan dari BKD Indramayu ke BKN terdiri dari 100 formasi guru,66 formasi tenaga kesehatan, dan 54 formasi untuk tenaga teknis lainnya. ”Untuk formasi terbanyak dipastikan berasal dari tenaga pengajar, karena saat ini, pemerintah daerah masih kekurangan guru yang profesional,”tandasnya.

”Yang pasti,rekrutmen CPNS ini akan diumumkan secara terbuka dan transparan melalui media massa maupun pengumuman yang dipasang di setiap kantor kecamatan dan tempat-tempat lainnya,”katanya. Di Karawang,kuota CPNS Kabupaten Karawang 2010 mencapai 227 orang. Formasi tersebut masih didominasi tenga pendidik, kesehatan dan tenaga teknis lainnya.Kepala BKD Kabupaten Karawang,RamonWibalaksana mengatakan,dari hasil analisa disamping pengajuan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD),juga didasarkan kepada kebutuhan. Dari 227 kuota yang ada, 102 untuk formasi pendidik (guru), 68 tenaga kesehatan dan 57 tenaga teknis lainnya. ”Jika melihat kebutuhan,tentunya kuota tersebut belum memenuhi terutama bagi guru,”katanya.

Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), alokasi penerimaan CPNS KBB pada 2010 mengalami penurunan dibandingkan pada 2009 dan 2008. Untuk 2010 kuota yang diberikan ke KBB berjumlah 179 orang, lebih sedikit dibandingkan 2009 sebanyak 454 orang dan 2008 sebanyak 476 orang.Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) KBB, Siti Aminah Anshoriah didampingi Kepala Bidang Formasi dan Kepangkatan BKPP Dani Syamsah, mengakui jika jatah CPNS 2010 untuk KBB mengalami penurunan.

Menurut Dani, penurunan kuota ini tidak hanya terjadi di KBB, tapi juga di hampir seluruh kabupaten/kota di Jabar. ”Kami sebenarnya mengusulkan 1.485 orang tapi yang diakomodirnya hanya 179 orang. Mau bagaimana lagi karena itu keputusan dari pusat ya harus diterima meskipun jumlahnya sedikit,” tutur Dani Syamsah. Di Cirebon, Pemkab Cirebon masih belum memastikan kapan pendaftaran CPNS 2010 dibuka. Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKD Kabupaten Cirebon, Maryono mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan pendaftaran dimulai. Pasalnya, belum ada instruksi dari Pemprov Jabar terkait waktu untuk penerimaan CPNS ini. ”Kami belum tahun kapan lowongan penerimaan CPNS tersebut akan diumukan karena hingga kini belum ditetapkan.

Kami menunggu undangan dari provinsi yang kabarnya akan segera mengadakan rapat terkait hal ini,” ujar Maryono. Di Kota Bandung,Pemkot Bandung mewanti-wanti calon peserta tes CPNS agar waspada terhadap oknum yang mengaku-ngaku bisa meloloskan tes.Pasalnya,setiap tahun selalu terjadi kasus penipuan. Kepala BKD Kota Bandung,Evi Safrini Shalehah mengungkapkan jika setiap tahun selalu terjadi kasus penipuan terhadap calon peserta tes CPNS. Ironisnya, kasus tersebut selalu terungkap beberapa bulan kemudian jauh setelah hasil tes diumumkan.Modus yang digunakan pelaku,kata Evi,biasanya mengaku-ngaku kenal dekat dengan wali kota atau pejabat Pemkot Bandung lainnya.

”Hati-hati! pelamar harus waspada, setiap tahun terulang kasus penipuan,” ujar Evi ditemui di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung,Jalan Wastu Kencana,kemarin. Meskipun Evi tidak bisa menjelaskan jumlah pastinya, tetapi kata Evi, setiap tahun ada saja korban yang mengaku ditipu. Menurut Evi, biasanya kasus penipuan terungkap jauh setelah hasil tes diumumkan. Di Purwakarta,Pemkab Purwakarta tidak membuka pendaftaran CPNS dengan alasannya pegawai yang ada sudah sangat membengkak, serta tidak sebanding dengan jumlah pekerjaan di masing-masing OPD. Pemkab Purwakarta lebih memprioritaskan pengangkatan pegawai tidak tetap (PTT) dan guru tidak tetap (GTT) menjadi CPNS yang kini jumlahnya sekitar 4.700 orang.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan,walaupun jumlah pegawai berstatus PTT dan GTT cukup banyak,namun pihaknya justru kekurangan tenaga medis, khususnya dokter spesialis. Kendalanya, tidak ada dokter spesialis yang mau diangkat menjadi CPNS.Kecuali pemerintah pusat membolehkan adanya kontrak kerja dengan kalangan itu di luar pendaftaran CPNS. ”Beban APBD terlalu berat apabila harus membuka pendaftaran baru.

Sehingga kebijakan tahun ini kami tidak dulu membukanya. Sebab, yang menjadi prioritas adalah pengangkatan GTT dan PTT,”ujarnya.

SINDO

pencarian info kerja bkd kuningan, bkd indramayu 2012, cpns purwakarta 2012, penerimaan kerja daerah cirebon, bkd kota banjar jabar, tes PNS wilayah purwakarta
Tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.